0 Comments

Bengkulu, – Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu baru-baru ini sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity Care) Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia Dalam Rangka Mewujudkan Keluarga yang Berkualitas”. Acara yang diadakan secara daring melalui platform Zoom ini telah meraih perhatian dari kalangan dosen, bidan, dan mahasiswa kebidanan di seluruh Indonesia.

Dalam pembukaan acara, Direktur Poltekkes Bengkulu, Eliana, SKM., MPH, menyambut peserta dengan hangat dan mengungkapkan pentingnya seminar ini dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia. Eliana juga mengungkapkan harapannya bahwa seminar ini akan memberikan wawasan berharga yang dapat diterapkan dalam praktik kebidanan sehari-hari.

Acara ini menampilkan sejumlah narasumber berpengalaman dalam bidang kebidanan dan kesehatan. Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes, Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia, memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya asuhan kebidanan berkesinambungan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Dr. Susilo Damarini, SKM., MPH, seorang dosen terkemuka di Jurusan Kebidanan, juga turut berbicara tentang praktik terbaik dalam asuhan kebidanan berkesinambungan. Selain itu, M. Iqbal Apriansyah, SH., MPH, kepala perwakilan BKKBN provinsi Bengkulu, berbagi pengalaman yang relevan antara konteks pelayanan kesehatan ibu dan bayi dan program BKKBN di provinsi Bengkulu.

Seminar ini mendapatkan sambutan hangat dari peserta yang hadir, termasuk dosen jurusan kebidanan, bidan, dan mahasiswa kebidanan yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Diskusi dan pertukaran ide yang berlangsung selama acara menjadikan seminar ini sebagai wadah yang berharga untuk peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Acara ini mencerminkan komitmen Poltekkes Bengkulu dalam menghadirkan pengembangan profesionalisme dalam dunia kebidanan serta kontribusinya dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas. Semoga hasil-hasil dari seminar ini akan menambah wawasan mahasiswa jurusan kebidanan dan berdampak positif dalam peningkatan layanan kesehatan bagi ibu dan bayi di seluruh negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts